Tuesday, 7 November 2017

Nursing Strike atau Bayi Mogok Menyusu

Nursing Strike adalah momen dimana bayi mogok menyusui padahal belum waktunya disapih. Ini adalah cara si kecil mengatakan kepada kita kalau ada yang "salah".

Bayi mogok menyusu kadang bikin Bunda tidak percaya diri menyusui. Bahkan, ini kerap membuat Bunda menyerah menyusui si kecil & memutuskan menyapihnya segera.

Aduh, jangan patah semangat dong, Bunda. Kenali apa itu mogok menyusu & bagaimana cara mengatasinya. Semua pasti ada jalan keluarnya kok.

Mogok menyusu merupakan cara si kecil mengatakan kepada Anda ada yang salah. Untuk mencari penyebabnya memang tidak mudah. Kits mungkin harus seperti "detektif".

Bunda bisa memeriksa beberapa hal yang sering jadi pemicu bayi melakukan nursing strike, seperti :
  1. Di mulut anak ada sariawan, tumbuh gigi, atau infeksi lainnya.
  2. Flu atau hidung mampet, jadi sulit menyusu.
  3. Infeksi telinga.
  4. Suplai ASI mulai berkurang.
  5. Trauma karena pernah dimarahi saat sikecil tidak sengaja menggigit puting.
  6. Bunda ganti sabun, lotion, atau parfum baru.
  7. Jadwal menyusu tidak tentu, kondisi disekitarnya terlalu ramai.
  8. Perubahan rasa ASI karena vitamin, obat atau perubahan hormonal saat Bunda haid.

Biasanya nursing strike terjadi 2-5 hari, tapi ada juga yang lebih. Sambil terus mengupayakan si kecil agar mau kembali menyusu, sebaiknya tetap pompa ASI untuk menghindari milk blister & menjaga produksi ASI. Lebih bagus lagi, jika anak tetap mau menikmati ASIP lewat botol, sippy cup, pipet, dll.

Lalu bagaimana mengatasinya?
💙 Sabar. Anggaplah ini sebagai tantangan. Bukan hanya Bunda yang sedih, tapi si kecil juga.
💙 Lakukan eksperimen pada posisi menyusui.
💙 Susui bayi saat mengantuk, sambil bergerak atau ditimang.
💙 Sering lakukan slin to skin contact.
💙 Konsultasi dokter anak untuk tahu adakah penyakit mulut atau ke konselor laktasi.

(ibupedia_id)
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner